Kamis, 15 Desember 2011

NTSP Sebagai Wahana Pembentukan Karakter

    Napak Tilas Sejarah dan Pengijauan (NTSP)SMA Negeri 1 Imogiri pada tahun 2011 merupakan kegiatan tahun yang ke -8. Kegiatan yang digagas oleh Drs Gami Sukarjo, M.Pd saat menjabat sebagai pembina OSIS pada tahun 2003 itu terus dilanggengkan oleh para penerusnya hingga sekarang.
Kegiatan NTSP tahun ini dilaksanakan pada tanggal 15 Desember 2011, dan diikuti oleh sekitar 200 peserta, baik siswa, alumni maupun guru. Target dari kegiatan ini adalah melakukan penanaman pohon di perbukitan tandus Puncak Pegunungan Seribu di kawasan Suracala Bantul.
    Drs. Endah hardjanto, M.Pd. selaku Kepala SMA Negeri 1 Imogiri menyampaikan bahwa kegiatan NTSP merupakan wujud kepedulian siswa terhadap isu global warming. Dengan gerakan penghijauan yang dilakukan secara kontinyu, diharapkan efek pemanasan global semakin tertanggulangi. Lebih dari itu, gerakan moral ini diharapkan dapat ditiru oleh siswa dari sekolah lain atau masyarakat di sekitar lokasi penghijauan.
   Menurut Drs Gami Sukarjo, M.Pd, waka Kesiswaan SMAN 1 Imogiri menjelaskan bahwa kegiatan ini jangan dipandang sekedar sebagai kegiatan menanam pohon. Ada nilai filosofis yang tersembunyi dibalik aksi NTSP ini. Pohon yang dibawa siswa diibaratkan sebagai sebuah cita-cita yang menjadi amanahnya. Siswa dituntut harus sabar membawanya hingga ke puncak pegunungan, identik dengan membawa cita-cita hingga ke puncak prestasi. Sesampainya di puncak, para siswa harus menanam pohon, itu berarti bahwa ketika kita telah meraih kesuksesan hendaknya bisa memberikan manfaat bagi makhluk lain. Kenikmatan yang diperoleh setelah berada di puncak bukit Suracala adalah menikmati indahnya pemandangan pantai selatan (Parangtritis). 
    Lokasi penanaman yang berada di situs sejarah (Goa Jepang) juga untuk menanamkan rasa hormat dan bangga terhadap para pahlawan negara. Goa Jepang merupakan goa buatan yang berfungsi sebagai bunker-bunker pengintai pesawat Belanda yang akan mendarat di Yogyakarta.
   Kegiatan NTSP ke-8, diakhiri dengan wisata ke Pantai Parangtritis. Seluruh rangkaian kegiatan ditutup pukul 16.00 wib di posko I yakni rumah Bapak Gami S (pgm2011)



Tidak ada komentar:

Posting Komentar